Penelitian analisis kelayakan usahatani Alpukat Hass ini memiliki beberapa tujuan, yakni untuk mengetahui besarnya penerimaan dan pendapatan yang diperoleh petani Alpukat Hass, menganalisis kelayakan usahatani Alpukat Hass, menganalisis resiko usahatani Alpukat Hass serta mengetahui kendala apa yang ditemui dalam usahatani Alpukat Hass yang terletak di Desa Malet, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli. Alpukat Hass adalah salah satu jenis alpukat yang sedang berkembang di Provinsi Bali. Hasil produksi nya dianggap cukup besar dan memiliki pangsa pasar yang juga masih terbuka lebar sehingga membuat semakin banyak petani yang tertarik untuk membudidayakannya. Para petani di desa tersebut dalam kurun waktu satu tahun terakhir mulai membudidayakan tanaman alpukat dan telah dapat menjual hasil produksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) total biaya produksi alpukat hass adalah sebesar Rp 535.970.000,00/Ha, penerimaan bruto petani adalah sebesar Rp 700.000.000,00/MT/Ha sementara penerimaan netto adalah sebesar Rp 164.030.000,00/MT/Ha, (2) nilai R/C Ratio usahatani alpukat hass adalah sebesar 1,30 yang memiliki arti bahwa usahatani ini layak untuk diusahakan, (3) nilai koefisien variasi (CV) adalah sebesar 1,37 yang memiliki arti usahatani alpukat hass memiliki resiko yang tinggi, dan (4) kendala usahatani yang dihadapi adalah harga alpukat hass yang anjlok ketika saat panen raya serta belum adanya varietas alpukat hass yang mampu untuk panen di luar musim.
Copyrights © 2025