Pengendalian kualitas merupakan faktor kunci dalam industri manufaktur guna meminimalkan tingkat cacat produk. PT. XYZ menghadapi permasalahan kecacatan creasing pada produk carton box flute CB yang dapat berdampak pada efisiensi produksi dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kecacatan creasing serta memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA). FMEA digunakan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan potensi kegagalan berdasarkan tingkat keparahan, kejadian, dan deteksi, sementara RCA membantu menemukan akar penyebab utama masalah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kecacatan berasal dari variabel material, pengaturan mesin, dan keterampilan operator. Dengan menerapkan tindakan korektif yang sesuai, seperti penyesuaian parameter produksi, pelatihan operator, dan peningkatan kontrol kualitas bahan baku, diharapkan tingkat kecacatan creasing dapat diminimalkan secara signifikan.
Copyrights © 2025