Ketua OSIS merupakan sosok yang berperan penting dalam pengembangan organisasi sekolah melalui kegiatan pendidikan di berbagai jenjang. Di SMAN 1 Kisaran, pemilihan ketua OSIS dilakukan setiap tahun untuk mendorong kreativitas siswa. Proses pemilihan ini mempertimbangkan sejumlah kriteria untuk menentukan kandidat terbaik. Penelitian ini menggunakan dua metode sistem pendukung keputusan, yaitu Weighted Product dan TOPSIS, guna membandingkan hasil perhitungan dari masing-masing metode.Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan metode WP, tiga kandidat teratas adalah: A5 (Rozi) dengan nilai 0,157; A10 (Putri) dengan nilai 0,147; dan A9 (Siska) dengan nilai 0,108. Sementara itu, metode TOPSIS menghasilkan: A5 (Rozi) dengan nilai 0,707; A1 (Candra) dengan nilai 0,643; dan A3 (Intan) dengan nilai 0,640. Kedua metode menunjukkan bahwa Rozi (A5) memperoleh skor tertinggi.Dengan demikian, baik WP maupun TOPSIS sama-sama menempatkan Rozi sebagai kandidat terbaik. Hasil ini memperkuat kesimpulan bahwa Rozi layak menjadi ketua OSIS di SMAN 1 Kisaran.
Copyrights © 2025