Rumah apung merupakan bentuk adaptasi masyarakat tepian Sungai Kapuas terhadap kondisi geografis dan keterbatasan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknologi struktur apung berbasis drum plastik yang digunakan dalam sistem rumah lanting di Pontianak. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan pemilik rumah lanting tambak nila, serta analisis tipologi dan teknis struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ponton modular menggunakan drum plastik baru yang dipasang sejajar arus sungai dan diikat pada rangka kayu lokal, membentuk struktur apung yang stabil dan efisien. Sistem tambatan sederhana dan pengaku diagonal pada rangka memperkuat ketahanan terhadap gaya arus. Penggunaan material lokal seperti kayu ulin serta modularitas struktur mendukung kemudahan perawatan dan kesesuaian dengan kemampuan teknis masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa sistem struktur apung berbasis drum merupakan teknologi tepat guna yang adaptif dan berkelanjutan dalam konteks perairan urban Pontianak
Copyrights © 2025