Sindrom Koroner Akut (SKA) menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Peningkatan tekanan darah pada individu meningkatkan perkembangan lesi arterosklerotik yang menjadi penyebab infark miokard pada kasus SKA. Kejadian Kardiovaskular Mayor (KKM) menjadi penyebab utama kematian dan morbiditas pada pasien SKA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan hipertensi dengan kejadian kardiovaskular mayor pada pasien sindrom koroner akut di RSUD Buleleng Periode Bulan Januari-Juni tahun 2024. Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional study dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Rekam medis yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini berjumlah 287 rekam medis yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Berdasarkan analisis data bivariat untuk melihat hubungan hipertensi dan KKM dengan uji Chi-square. Hasil yang didapatkan yaitu P 0,002 dan nilai OR yaitu 2,68. Tekanan darah yang tinggi sering menyebabkan aktivasi dari adhesi endotel pembuluh darah. Hal tersebut meningkatkan aktivitas dari leukosit dan sitokin proinflamasi yang akhirnya akan terbentuk plak arterosklerosis pada percabangan pembuluh darah yang dapat menimbulkan komplikasi berupa KKM pada pasien SKA. Simpulannya, terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dan KKM (P < 0,005), serta pasien SKA dengan riwayat hipertensi memiliki risiko terjadinya KKM 2 kali lipat dibandingakan pasien yang tidak hipertensi (OR 2,68).
Copyrights © 2025