Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit multifaktorial yang dapat menimbulkan komplikasi baik akut maupun kronis serta dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Prevalensi DM di seluruh dunia terus meningkat setiap saat. DM sendiri dibedakan menjadi 4 yaitu DM tipe 1, DM tipe 2, DM tipe lain dan diabetes gestasional. Skrining terhadap DM sangat penting karena dapat berimplikasi pada semakin dini terapi diberikan, yang pada akhirnya menurunkan perkembangan DM. Sangat sulit untuk mendiagnosis DM pada fase awal penyakit karena gejalanya biasanya tidak menunjukkan gejala. Pelayanan kesehatan primer (PHC) merupakan pintu masuk awal bagi pasien dalam sistem pelayanan kesehatan khususnya di Indonesia. Puskesmas lebih bergerak pada bidang kesehatan masyarakat dan merupakan tempat yang strategis dalam melakukan skrining dan diagnosis dini penyakit DM. Skrining DM tergantung pada jenis DM dimana tidak dianjurkan untuk melakukan skrining DM tipe 1, skrining setiap 3 bulan pada orang berisiko tinggi/umur > 45 tahun untuk DM tipe 2, dan skrining pada saat diketahui kehamilan untuk diabetes gestasional. Diagnosis DM di Puskesmas dilakukan sesuai dengan pedoman diagnosis DM yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI atau Perkeni.
Copyrights © 2025