Desa Sumber Bendo di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata edukatif melalui destinasi Sumber Tawang Stable Horse Riding yang menawarkan aktivitas berkuda, memanah, dan mini zoo dalam suasana pedesaan yang asri. Rendahnya keterampilan pemasaran digital dan kurangnya eksposur media untuk mempromosikan potensi wisata berkuda di desa membuat kunjungan wisatawan semakin hari semakin menurun. Berangkat dari kondisi tersebut, tim KDLK Universitas Hasyim Asy’ari mengadakan pendampingan bagi pengelola Wisata Berkuda. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan melalui empat tahapan kegiatan : tahap awal Persiapan, yaitu observasi lapangan dan koordinasi dengan mitra; Pelaksanaan sosialisasi digital marketing, pembuatan konten promosi, serta Evaluasi dan monitoring hasil pelatihan,. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola media digital, peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 65%, dan peningkatan pendapatan masyarakat rata-rata 30% selama 1 bulan implementasi program. Program ini berhasil menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi digital dan kekuatan media massa.
Copyrights © 2025