Laporan ini disusun sebagai hasil dari proyek pendampingan usaha kecil dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Usaha Kecil dan Menengah. Subjek utama dari laporan ini adalah Dukesman Barbershop, sebuah usaha jasa pangkas rambut yang berlokasi di Surabaya dan menyasar segmen pasar anak muda khususnya mahasiswa. Permasalahan utama yang diidentifikasi mencakup pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual serta efektivitas pemasaran digital yang belum optimal. Metode yang digunakan dalam proses analisis dan implementasi adalah pendekatan 5W1H, disertai dengan observasi langsung dan uji coba strategi pemasaran. Solusi yang diterapkan meliputi implementasi aplikasi KasirPintar untuk digitalisasi pencatatan transaksi keuangan, pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan konten pemasaran digital, dan penguatan strategi media sosial melalui penggunaan hashtag serta kerja sama dengan agensi pemasaran. Hasil dari pendampingan menunjukkan adanya peningkatan akurasi laporan keuangan harian, tren transaksi yang lebih terpantau, serta peningkatan jumlah pengikut dan interaksi di media sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa digitalisasi dan edukasi pemasaran digital memiliki dampak signifikan terhadap efisiensi operasional dan eksistensi brand di pasar. Dengan demikian, pendekatan kolaboratif berbasis teknologi dan edukasi terbukti efektif dalam mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025