Program Beras Miskin (Raskin) merupakan kebijakan pemerintah untuk mengurangi beban pengeluaran pangan rumah tangga miskin di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Raskin serta dampaknya terhadap ketahanan pangan rumah tangga sasaran-penerima manfaat (RTS-PM) di Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik simple random sampling terhadap 95 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Raskin belum sepenuhnya memenuhi indikator 6T (tepat sasaran, jumlah, harga, waktu, kualitas, dan administrasi). Ketidaktepatan terutama ditemukan pada indikator sasaran, jumlah, dan harga tebus. Hal ini berdampak pada tingkat ketahanan pangan rumah tangga yang masih tergolong rendah di beberapa desa.
Copyrights © 2025