Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk dalam sektor pariwisata. Airlangga Travel sebagai salah satu UMKM yang bergerak di bidang jasa travel dan pariwisata menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnisnya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi operasional, strategi pemasaran, dan model pengembangan bisnis yang diterapkan oleh Airlangga Travel. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam dengan pemilik usaha, dan analisis dokumen keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Airlangga Travel telah menerapkan strategi pemasaran digital melalui media sosial dan platform online, namun masih menghadapi kendala dalam hal permodalan, sumber daya manusia, dan persaingan dengan kompetitor besar. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan utama berupa pelayanan personal yang baik dan fleksibilitas paket wisata, sementara kelemahan terletak pada keterbatasan teknologi dan jangkauan pasar. Peluang pengembangan dapat diraih melalui kerjasama dengan pemerintah daerah dan pemanfaatan potensi wisata lokal. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan kemampuan digital marketing, pengembangan produk wisata unggulan, dan penguatan jaringan kemitraan strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM di industri pariwisata.
Copyrights © 2025