Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif konsumen dalam berinteraksi dengan algoritma personalisasi pada fitur Instagram Shopping. Dalam era digital yang semakin canggih, algoritma personalisasi tidak hanya memudahkan konsumen dalam menemukan produk yang relevan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan etis terkait privasi dan kendali pengguna. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menganalisis berbagai literatur yang berkaitan dengan perilaku konsumen, teknologi algoritmik, dan komunikasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun personalisasi mampu meningkatkan efisiensi dan kenyamanan belanja daring, konsumen juga mengalami dilema antara kenyamanan tersebut dengan kekhawatiran akan pelanggaran privasi dan keterbatasan pilihan. Konsumen cenderung merasa terbantu oleh sistem, namun sekaligus merasa diawasi dan diarahkan. Kesimpulan dari studi ini menekankan pentingnya pendekatan yang lebih etis dan transparan dalam penerapan algoritma personalisasi, agar tidak hanya mendukung efisiensi bisnis tetapi juga menjamin kenyamanan dan kepercayaan pengguna dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025