Bengkuang merupakan salah satu komoditas unggulan bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang, yang bahkan mendapat julukan sebagai “Kota Bengkuang.” Namun, dengan semakin beragamnya sumber bahan baku dalam industri makanan, eksistensi produk berbahan dasar bengkuang semakin terancam. Hal ini tercermin dari menurunnya tingkat produksi bengkuang, khususnya di wilayah Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang manajemen proyek dalam perencanaan diversifikasi produk olahan bengkuang dengan menggunakan metode Gantt Chart. Diversifikasi produk olahan bengkuang diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing bengkuang sebagai komoditas lokal yang memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pangan fungsional. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur (literature review). Proses diawali dengan pencarian referensi melalui artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar, menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish dalam rentang tahun 2014–2024, mencakup publikasi nasional maupun internasional. Kata kunci yang digunakan meliputi “Manajemen Proyek Agroindustri,” “Teknik Diversifikasi Produk Pangan/Umbi-umbian,” dan “Produk Olahan Bengkuang.” Selanjutnya, dilakukan penerapan metode Gantt Chart yang dapat memberikan gambaran waktu secara terstruktur dan efisien untuk setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi produk hingga rekomendasi potensi produk olahan berbahan dasar bengkuang. Diharapkan hasil dari riset ini dapat menjadi acuan strategis bagi pelaku UMKM dan pengembangan agroindustri dalam merancang inovasi produk olahan berbasis komoditas lokal seperti bengkuang.
Copyrights © 2025