Artikel ini mengkaji bagaimana keberlanjutan politik dinasti Kerry Konggoasa pada PemilihanKepala Daerah Kabupaten Konawe tahun 2024. Riset ini menggunakan teori modal politik yangterdiri dari modal ekonomi, dan modal sosial. Sementara itu, teknik pengumpulan data yangdigunakan melalui kuisoner, wawancara, dan studi pustaka dengan teknik analisis data yangterdiri dari tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasilpenelitian ditemukan bahwa politik keluarga Kerry Konngoasa berhasil memasukkan istri dankedua anaknya di lembaga legislatif di berbagai level seperti DPR RI, DPRD Sulawesi Tenggaratahun 2019. Selanjutnya pada pemilihan serentak tahun 2024, potensi keberlanjutan dinastipolitik Kerry Konggoasa melalui anaknya terbuka peluangnya untuk kembali bertarung.Munculnya politik keluarga dapat dilihat dari tiga perspektif dominan yakni lemahnya partaipolitik, hadirnya Strong Men dan warisan popularitas dari pemimpin sebelumnya. Namunterdapat sumber daya inti yang luput dari penglihatan pakar politik terkait politik keluargadalam membentuk politik keluarga dengan melihat penggunaan modal politik, modal ekonomi,dan modal sosial yang dimiliki oleh politik keluarga Kerry Konggoasa pada Pemilihan KepalaDaerah serentak tahun 2024.
Copyrights © 2024