Kearifan lokal menjadi sumber nilai yang kaya untuk manajemen situasi, terutama dalam konteks kepemimpinan. Artikel ini mengeksplorasi praxiologi kepemimpinan Jawa, yang dikenal dengan pendekatan berbasis harmoni, adaptabilitas, dan kebijaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali prinsip-prinsip kepemimpinan Jawa yang relevan dalam manajemen situasi, terutama di era modern yang penuh ketidakpastian. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis narasi, dokumen budaya, dan wawancara dengan pemimpin yang mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praxiologi kepemimpinan Jawa memberikan kontribusi signifikan terhadap kemampuan pemimpin dalam mengelola konflik, menjaga harmoni, dan menciptakan keputusan strategis yang inklusif
Copyrights © 2025