Berdasarkan dengan data menurut Kementrian Kesehatan RI, hampir mencapai 1,5% penduduk di Indonesia telah mengalami disabilitas tunanetra yang dimana tunanetra itu sendiri adalah suatu kondisi fisik yang terbatas karena mengalami kekurangan dalam penglihatannya. Sehingga, para tunanetrapada umumnya menggunakan tongkat untuk alat bantu dalam kesehariannya. Dengan perkembangan era teknologi yang canggih dari tahun ke tahun, banyak program aplikasi yang dibuat khusus untuk membantu para penyandang disabilitas tunanetra seperti contoh aplikasi alat untuk membantu tunanetraberjalan dengan metode yang berbeda beda untuk membantu para tunanetra. Diangkat dari permasalahan tersebut, penulis bertujuan ingin membuat suatu program aplikasi yang dapatdigunakan untuk membantu para disabilitas tunanetra untuk melakukan aktifitas hariannya. Dimana program aplikasi tersebut dapat mendeteksi suatu objek dan halangan yang berada di depankamera menggunakan metode YOLO, dan dapat mengenali wajah seseorang yang sudah melewati proses training menggunakan CNN. Serta output aplikasi yang berupa suara. Hasil akurasi yandiharapkan oleh penulis pada penerapan prediksi detection ini yaitu sebesar >=75%.Kata kunci— Convolutional Neural Network, GTTS,Tunanetra, Confution matrix, YOLO
Copyrights © 2025