Tuberkulosis tulang merupakan tantanganmedis serius karena menyebabkan defek pada jaringan tulang,sehingga memerlukan strategi regeneratif yang efektif.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metodefabrikasi scaffolds kitosan-gelatin dengan variasi konsentrasigelatin tertentu dan penambahan ekstrak daun sirih (Piper betleL.). Evaluasi dilakukan untuk menentukan konsentrasi gelatinterbaik dalam scaffolds kitosan-gelatin dengan ekstrak daunsirih guna mendukung regenerasi jaringan tulang.Karakterisasi scaffolds meliputi analisis sifat fisikokimia untukmenilai kinerjanya dalam aplikasi medis. Berdasarkanpenelitian terdahulu, kombinasi kitosan-gelatin telahmenunjukkan potensi besar dalam mendukung pertumbuhandan regenerasi sel tulang karena sifat biokompatibilitas danbioaktifnya. Kitosan dikenal dengan sifat antimikrobanya,sementara gelatin meniru matriks ekstraseluler alami yangmendukung proliferasi dan diferensiasi sel. Penambahanekstrak daun sirih mampu meningkatkan sifat antimikroba dananti-inflamasi scaffolds. Hasil penelitian menunjukkan bahwakonsentrasi gelatin 4% merupakan yang terbaik dalam hal sifatfisik, mekanik, dan swelling, sementara konsentrasi 8%memiliki efektivitas antibakteri tertinggi terhadap bakteri S.aureus dan E. coli. Temuan ini menunjukkan bahwa scaffoldskitosan-gelatin dengan ekstrak daun sirih memiliki potensidalam pengobatan defek tulang akibat tuberkulosis, meskipundiperlukan optimalisasi lebih lanjut untuk keseimbanganantara stabilitas mekanis dan aktivitas antibakteri.Kata kunci— Ekstrak daun sirih, regenerasi tulang, scaffoldskitosan-gelatin, tuberkulosis tulang.
Copyrights © 2025