Penelitian ini mengevaluasi penggunaanAtmospheric Water Generator (AWG) berbasis termoelektrikuntuk menghasilkan air bersih. Sistem ini menggunakanmodul Peltier, pelat aluminium, heatsink, dan kipas pendinginuntuk mengkondensasikan uap air dari udara. Hasil analisismenunjukkan suhu lingkungan memiliki pengaruh terbesarterhadap produksi air, diikuti oleh kelembaban dan suhutengah plat. Model regresi linear menunjukkan bahwa 60%variasi jumlah air dapat dijelaskan oleh suhu dankelembaban, dengan standar error 3,218 dari 26 data. Sistemini menawarkan desain sederhana dan efektif dengankebutuhan perawatan minimal, menjadikannya solusi inovatifuntuk menghasilkan air bersih dalam kondisi darurat. Kata Kunci - Sistem AWG, Air Bersih, Suhu, Tempeatur
Copyrights © 2025