Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, intangible asset dan tunneling incentive terhadap penghindaran pajak (tax avoidance), penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur di sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Populasi penelitian mencakup perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI pada periode tersebut, yang sebagian besar juga tergolong dalam skala perusahaan multinasional. Penentuan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan purposive sampling. Berdasarkan teknik puposive sampling didapatkan sampel sebanyak 40 sampel atas 8 perusahaan selama 5 tahun. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan intangible asset dan tunneling incentive tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penghindaran pajak (tax avoidance).
Copyrights © 2025