Jurnal Antropologi Sumatera
Vol. 22 No. 1 (2024): Vol 22, No 1 (2024): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2024

TRADISI MAIRIAK DI MANINJAU, KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT

Sari, Putri Amelia (Unknown)
Amar, Bakhrul Khair (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor penyebab memudarnya tradisi mariak. Penelitian ini dilaksanakan di Sungai Batang kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam, provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung dan wawancara mendalam bersama masyarakat setempat. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan tahapan analisis Spradley. Hasil penelitian didapatkan bahwa Tradisi ini sudah dilakukan sejak tahun 1980-an. Mairiak merupakan merontokkan padi dengan menggunakan kaki dengan dibantu dengan kedua tongkat pada masing-masing tangan. Tujuannya untuk meningkatkan silaturahmi dan mempertahankan budaya serta saling tolong menolong antar petani. di Minangkabau. Proses tradisi Mairiak ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1. Pra Mairiak merupakan tahap persiapan pemilik sawah untuk menjelang tradisi mairiak., 2) Mairiak, dan 3) Pasca Mairiak merupakan kegiatan yang dilakukan setelah proses mairiak. Tetapi sayangnya diera sekarang tradisi mairiak sangat menurun. Dikarenakan beberapa faktor yaitu sebagai berikut : 1. Perkembangan teknologi. 2. minimnya tenaga anak muda. 3. mata pencaharian dan budaya merantau, 4. Pendidikan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jas

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Antropologi Sumatera (JAS) dikelola oleh Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Unimed. Jurnal Antropologi Sumatera, terdiri dari edisi cetak dan on-line, adalah jurnal Ilmu Antropologi yang mengkaji masalah-masalah sosial-budaya, khususnya dalam konteks lokal Sumatera. Kontributor ...