Jagung merupakan komoditas penting dalam ketahanan pangan Indonesia, tetapi produktivitasnya di lahan kering seperti di Desa Biluango, Kabupaten Bone Bolango, masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait pengairan. penelitian ini dengan tujuan (1) Menganalisis kendala dan potensi utama yang mempengaruhi pengembangan produksi tanaman jagung dilahan kering di desa Biluango, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, dan (2) Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pengembangan produksi tanaman jagung di lahan kering di Desa Biluango, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolago. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan analisis regresi linier berganda untuk menganalisis potensi, kendala, dan faktor-faktor yang memengaruhi produksi jagung di lahan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan benih hibrida dan dukungan pemerintah berperan penting dalam meningkatkan produktivitas, meskipun pengairan yang tidak efisien dan tantangan iklim menjadi hambatan utama. Hasil analisis regresi menunjukkan variabel independen dapat menjelaskan 66,1% variabilitas produktivitas jagung, dengan penyuluh pertanian sebagai variabel signifikan negatif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan efisiensi sistem pengairan dan pemberdayaan penyuluh untuk mendukung keberlanjutan produksi
Copyrights © 2025