Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional tidak hanya berperan dalam pembentukan karakter spiritual, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan jiwa kewirausahaan santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran pesantren dalam membentuk jiwa wirausaha santri melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan metodologi PRISMA. Artikel yang direview dipilih berdasarkan kriteria inklusi seperti relevansi topik, rentang waktu publikasi 2013–2023, serta aksesibilitas penuh. Proses seleksi melibatkan empat tahap utama: identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pesantren berperan strategis dalam membentuk jiwa wirausaha santri melalui integrasi nilai-nilai kewirausahaan dalam kurikulum, program pelatihan keterampilan, serta unit usaha mandiri. Temuan juga mengungkap bahwa keberhasilan program kewirausahaan di pesantren sangat dipengaruhi oleh dukungan internal dan eksternal, termasuk kepemimpinan, sumber daya, serta akses pasar. Tantangan utama mencakup keterbatasan manajemen usaha, infrastruktur, dan digitalisasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara pesantren, pemerintah, dan sektor swasta untuk membangun ekosistem kewirausahaan santri yang berdaya saing.
Copyrights © 2025