Di era digital saat ini, bermain game online dan melakukan top up sudah menjadi hal yang biasa, khususnya di kalangan Generasi Z. Fenomena ini tak hanya soal hiburan, tapi juga menyentuh aspek keuangan, terutama dari sudut pandang syariah. Penelitian ini mencoba melihat bagaimana pengalaman bermain dan adanya diskon bisa memengaruhi perilaku top up game online pada Generasi Z di Kabupaten Bone, serta apakah pola keuangan syariah punya peran dalam hubungan tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari para pemain game online yang rutin melakukan top up. Hasilnya, baik pengalaman bermain maupun diskon terbukti berpengaruh signifikan terhadap perilaku top up. Namun, pola keuangan syariah ternyata tidak berpengaruh langsung, dan juga tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara pengalaman maupun diskon terhadap perilaku top up tersebut. Ini menunjukkan bahwa kesadaran atau penerapan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam konteks konsumsi digital masih belum kuat di kalangan anak muda. Penelitian ini diharapkan bisa jadi dasar untuk menyusun edukasi keuangan syariah yang lebih relevan dengan kehidupan digital generasi sekarang.Â
Copyrights © 2025