Kabupaten Tangerang memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di berbagai lokasi, namun wisatawan sering menghadapi kendala dalam menentukan rute perjalanan yang efisien akibat kepadatan lalu lintas dan jarak antar tempat yang tidak beraturan. Permasalahan ini menyebabkan waktu tempuh yang tidak optimal dan menurunkan kenyamanan selama perjalanan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute perjalanan wisata di Kabupaten Tangerang menggunakan algoritma genetika dengan pendekatan Travelling Salesman Problem (TSP). Data diperoleh dari 17 objek wisata beserta koordinat geografisnya, yang kemudian diproses melalui tahapan algoritma genetika: inisialisasi populasi, seleksi, crossover, dan mutasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma genetika mampu menghasilkan rute optimal dengan total jarak 109,77 km dan nilai fitness terbaik sebesar 0,009110. Jika dibandingkan dengan jarak awal sebelum optimasi, yaitu 215,80 km, hasil ini menunjukkan peningkatan efisiensi jarak perjalanan sebesar 49,15%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan algoritma genetika dapat memberikan solusi yang efisien untuk perencanaan rute wisata. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan strategi promosi pariwisata dan peningkatan infrastruktur di Kabupaten Tangerang.
Copyrights © 2025