Persimpangan Jalan Sukabumi–Cisaat dan Jalan Cibaraja merupakan kawasan komersial yang kerap mengalami permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, antrian panjang, dan tundaan akibat kapasitas simpang yang hampir mencapai batas maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang dan mengevaluasi dua alternatif solusi, yaitu pelebaran badan jalan (Alternatif I) serta pengembangan menjadi simpang bersinyal (Alternatif II). Hasil analisis menunjukkan bahwa Alternatif I meningkatkan kapasitas simpang dari 2286,469 smp/jam menjadi 2659,799 smp/jam, menurunkan tundaan dari 16,25 det/smp menjadi 13,3957 det/smp, dan meningkatkan tingkat pelayanan dari E ke C. Sementara itu, pada Alternatif II, meskipun derajat kejenuhan menurun dari 0,922 menjadi 0,86 dan tingkat pelayanan naik ke D, kapasitas simpang justru menurun dan tundaan meningkat hingga 51 det/smp. Berdasarkan hasil tersebut, pelebaran badan jalan pada Alternatif I dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kinerja lalu lintas di kawasan simpang tersebut.
Copyrights © 2025