Di Indonesia sebagian besar masyarakat memiliki angka kadar kolesterol melebih batas normal. Pola makan yang tidak seimbang dan gaya hidup yang tidak sehat menjadi penyebab terbesar masyarakat mengalami peningkatan kadar kolesterol. Pengaturan pola makan yang memperhatikan zat gizi yang terkandung di dalam suatu makanan dapat menjadi solusi untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Namun, pemilihan asupan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh masih susah dilakukan oleh masyarakat. Sistem pendukung keputusan pemilihan asupan nutrisi yang optimal untuk menjaga kadar kolesterol menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode WASPAS dipilih karena kemampuannya dalam mengintegrasikan keunggulan metode Weighted Sum Model (WSM) dan Weighted Product Model (WPM), sehingga mampu memberikan penilaian yang lebih akurat dan fleksibel terhadap alternatif nutrisi berdasarkan berbagai kriteria. Kriteria yang digunakan meliputi kandungan lemak jenuh, lemak tak jenuh, asam lemak omega-3, serat, dan vitamin C. Data diperoleh dari sumber literatur gizi terpercaya berupa jenis asupan nutrisi sebanyak 25 jenis untuk menghasilkan peringkat alternatif nutrisi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode WASPAS mampu memberikan pilihan asupan makanan yang mendukung pengendalian kadar kolesterol.
Copyrights © 2025