Penurunan pada aspek penjualan, keuntungan, modal usaha, dan kemampuan untuk memenuhi kewajiban pembayaran angsuran pinjaman bank mengarah pada peningkatan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang berdampak negatif bagi kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng. Fenomena ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti terbatasnya penerapan financial technology, rendahnya tingkat pengendalian diri (locus of control internal) para pelaku usaha, serta kurangnya kualitas pengelolaan keuangan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh financial technology, locus of control, dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini diambil melalui teknik purposive sampling sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode analisis regresi linear berganda melalui IBM SPSS Statistics. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Financial technology memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng, (2) Locus of control juga memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng, dan (3) Pengelolaan keuangan turut berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng.
Copyrights © 2025