Produktivitas ayam potong sangat dipengaruhi oleh kestabilan suhu dan kelembaban kandang. Namun, pengendalian suhu dan kelembaban secara manual sering kali tidak konsisten dan kurang efisien, yang dapat menyebabkan stres pada ayam dan menghambat pertumbuhannya. Permasalahan ini mendorong pengembangan sistem otomatisasi pengendalian suhu serta kelembaban berbasis Internet of Things (IoT) untuk kandang ayam potong guna meningkatkan produktivitas pertumbuhan. Sistem ini menggunakan sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembaban, serta mikrokontroler ESP32 untuk memproses data dan mengirimkannya secara real-time ke web server. Dengan otomatisasi ini, kondisi lingkungan kandang dapat dikontrol secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ayam. Metode penelitian ini melibatkan pengembangan dan pengujian sistem yang terdiri dari sensor DHT22, mikrokontroler ESP32, serta perangkat lunak monitoring. Data dari sensor diproses oleh ESP32 dan dikirim ke server IoT, yang kemudian menganalisis data tersebut dan memberikan instruksi untuk mengaktifkan perangkat pendingin atau pemanas sesuai kebutuhan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pengendalian suhu dan kelembaban kandang. Dengan menjaga kondisi lingkungan dalam batas optimal, produktivitas pertumbuhan ayam potong meningkat secara signifikan dibandingkan dengan pengendalian manual. Selain itu, teknologi IoT memungkinkan monitoring secara real-time, sehingga peternak dapat mengambil tindakan preventif jika diperlukan. Secara keseluruhan, otomatisasi pengendalian suhu dan kelembaban berbasis IoT memberikan dampak positif terhadap produktivitas ayam.
Copyrights © 2025