Industri konstruksi memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur, namun masih menghadapi inefisiensi dalam proses pengadaan material. Penelitian ini menganalisis prosedur pemesanan dan pengadaan di PT. Indomandiri Isolasi dengan pendekatan studi kasus kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Pemetaan proses menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN) mengidentifikasi hambatan seperti keputusan terpusat dan verifikasi berulang. Model baru dirancang dengan pendekatan Business Process Improvement (BPI) dan integrasi Enterprise Resource Planning (ERP) untuk menyederhanakan proses dan alokasi tugas. Simulasi menunjukkan penurunan waktu siklus yang signifikan, mencerminkan peningkatan efisiensi dan responsivitas. Hasil penelitian menegaskan bahwa digitalisasi dan pembagian peran mampu meningkatkan kinerja rantai pasok dan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2025