Trammel net merupakan alat menangkap ramah lingkungan yang beroperasi secara pasif di dasar perairan yang digunakan adalah nelayan Desa Morodemak dengan kapal berukuran 2 GT. Nelayan Morodemak dalam menentukan daerah penangkapan masih menggunakan naluri dan kebiasaan. Iklim yang sering berubah-ubah mengakibatkan nelayan Morodemak mengalami kesulitan dalam menentukan daerah penangkapan sehingga operasi penangkapan menjadi kurang efektif terutama mengenai bahan bakar dan waktu operasi. Oleh karena itu, diperlukan peta daerah penangkapan menggunakan trammel net agar operasi penangkapan menjadi lebih akurat dengan memanfaatkan koordinat GPS dan SIG (data spasial). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran daerah penangkapan ikan menggunakan trammel net, komposisi hasil tangkapan berdasarkan kedalaman. Dan hubungan antara hasil tangkapan dengan kedalaman, klorofil-a, dan suhu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengambilan data lapangan dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah pembuatan analisis menggunakan software Er Mapper dan analisis deskriptif menggunakan software Microsoft Excel. Hasil penelitian terdiri atas 64 titik koordinat dari logbook nelayan trammel net Morodemak (Kelompok Bintang Samudro) tahun 2023 dan data lapangan tahun 2024 untuk analisis pemetaan. Titik penangkapan dominan berkisar dari 16 sampai dengan 17 juta. Spesies tangkapan dominan kedalamannya adalah spesies udang putih ( Penaeus merguiensis ).
Copyrights © 2025