Wayang adalah salah satu roh budaya yang telah berakar dalam masyarakat Indonesia. Dalam mewujudkan visi dan misi organisasi, wayang dapat digunakan sebagai ilustrasi dan pencapaian. Karakteristik boneka ini dapat diatasi dengan etika profesi manajemen. Setiap profesi memiliki komitmen moral, etika ditetapkan dalam aturan tertentu sebagai pedoman untuk pengembangan profesi. Komitmen ini digariskan sebagai bentuk etika profesi yang harus dilaksanakan dan dipatuhi. Studi ini menggunakan pendekatan dan teknik metode kualitatif untuk mengumpulkan/memproses analisis data dalam studi ini menggunakan studi literatur tentang prinsip dasar etika profesi akuntan pendidik yang tercermin melalui karakterristik Sri Kresna. Sri Kresna bisa menjadi panutan bagi akuntan pendidik dalam menjaga kredibilitasnya. Karakter Sri Kresna mencerminkan nilai-nilai yang sangat relevan bagi profesi akuntan pendidik, antara lain religiusitas, penghormatan terhadap sesama, kejujuran, konsistensi, kepemimpinan, keadilan, apresiasi terhadap prestasi, komunikatif, kreatif-adaptif, dan tanggung jawab.
Copyrights © 2025