Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki proses pengisian (filling) botol reagen dengan pompa dispensing pada sebuah perusahaan di wilayah Jabodetabek. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pengukuran langsung, yang kemudian dianalisis menggunakan metode fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama ketidaksesuaian berat botol pengisian antara lain adalah pengaturan aliran pompa yang tidak akurat, rongga udara pada selang pengisian, serta posisi dehumidifier yang kurang tepat. Setelah dilakukan perbaikan teknis seperti reposisi alat, kalibrasi ulang pompa, dan penyesuaian posisi tray bulk reagen, terjadi penurunan tingkat kesalahan pada sebagian besar sistem kit. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pendekatan sistematis berbasis fishbone dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengisian reagen, meskipun perbaikan lanjutan masih diperlukan untuk mencapai kesalahan 0%.
Copyrights © 2025