Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang memiliki gejala utama peningkatan kadar gula darah yang sering dikenal dengan istilah hiperglikemia. Tujuan penulisan ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan gawat darurat sirkulasi pada pasien Diabetes Melitus. Metode penulisan ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus. Sampel yang digunakan pada studi kasus ini adalah Ny. A dan Ny. R dengan diagnosis diabetes melitus tipe 2. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 1x4 jam pada Ny. A dan Ny. R didapatkan hasil yang sama yaitu tekanan darah mengalami penurunan yang dapat diartikan tekanan darah membaik, turgor kulit cukup elastis, CRT < 3 detik, skala nyeri Ny. A sudah pada skala 3, ketidakstabilan kadar glukosa darah sebagian teratasi karena hasil Glukosa Ad Random masih tinggi. Nyeri akut sebagian teratasi karena masih terdapat nyeri meskipun sudah menurun. Kesimpulan: Pemberian terapi cairan pada penanganan gawat darurat sirkulasi pada pasien diabetes melitus sudah cukup untuk mengatasi peningkatan osmolaritas yang mengganggu keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh pada hiperglikemia.
Copyrights © 2025