Kuliah sambil bekerja menuntut mahasiswa untuk mempertimbangkan antara aktivitas dalam bekerja dan kuliah secara bersamaan. Jika mahasiswa kesulitan dalam mengatur aktivitas akademik dan kerja dengan baik, maka akan ada salah satu aktivitas yang dikorbankan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh self-efficacy terhadap resiliensi pada mahasiswa yang bekerja. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode kuantitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa kuesioner. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Kriteria pada penelitian ini yaitu mahasiswa yang bekerja part time dengan usia 18-25 tahun. Sampel penelitian ini berjumlah 200 responden. Alat ukur yang digunakan skala self-efficacy yang disusun berdasarkan dimensi-dimensi self-efficacy dan resiliensi yang disusun berdasarkan aspek-aspek resiliensi. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan teknik regresi sederhana. Hasil analisis menggunakan regresi linier sederhana memperoleh nilai F sebesar 1022,657 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara self-efficacy terhadap resiliensi pada mahasiswa yang bekerja. Hasil menunjukan nilai R Square sebesar 0,838. Hal ini berarti variabel self-efficacy memberikan pengaruh sebesar 83,8% terhadap resiliensi, sedangkan sisanya sebesar 16,2% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2025