Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik migrasi risen di Provinsi Gorontalo berdasarkan hasil LF-SP2020. Dengan menggunakan data LF-SP2020, penelitian ini menggali karakteristik migrasi risen melalu variabel umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, perumahan, serta pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok umur 20-24 tahun dan 25-29 tahun mendominasi migrasi risen. Selain itu, migrasi risen didorong oleh faktor ekonomi, seperti pencarian pekerjaan dan pendidikan, serta perubahan sosial yang tercermin dalam status perkawinan migran. Migrasi risen neto di Provinsi Gorontalo tercatat positif, dengan wilayah seperti Bone Bolango dan Gorontalo Utara menjadi tujuan utama migran, sementara Kabupaten Gorontalo mengalami migrasi risen neto negatif. Pendidikan tinggi menjadi faktor penting dalam keputusan migrasi risen, di mana migran risen dengan pendidikan lebih tinggi lebih cenderung berpindah untuk mengejar peluang yang lebih baik. Selain itu, migran risen yang bekerja di sektor jasa mendominasi pasar tenaga kerja. Disarnkan agar pemerintah Provinsi Gorontalo lebih fokus pada pengembangan sektor-sektor yang memiliki potensi untuk menyerap tenaga kerja migran dan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan juga penting untuk mempersiapkan migran dengan kapasitas kerja yang lebih tinggi.
Copyrights © 2025