Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi clay mask berbahan dasar bentonit dengan penambahan ekstrak sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) sebagai agen anti-aging alami. Ekstrak diperoleh melalui metode ekstraksi air menggunakan sonikasi dan distandardisasi menggunakan spektrofotometri dan ELISA untuk memastikan keberadaan senyawa bioaktif seperti EGF dan asam sialat. Formulasi clay mask dievaluasi berdasarkan karakteristik fisik, stabilitas selama penyimpanan pada berbagai suhu, aktivitas antioksidan (metode DPPH dan ABTS), serta keamanan dan efektivitas biologis melalui uji sitotoksisitas (MTT), stimulasi produksi kolagen dan elastin (ELISA), dan uji iritasi alternatif (HET-CAM). Hasil menunjukkan bahwa formulasi stabil secara fisik dan kimia, tidak toksik terhadap sel fibroblas, memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, serta mampu meningkatkan produksi kolagen dan elastin secara signifikan. Formulasi ini juga terbukti tidak menimbulkan iritasi. Dengan demikian, clay mask ekstrak sarang burung walet memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk kosmetik anti-aging berbasis bahan alam yang aman dan efektif.
Copyrights © 2025