Penelitian ini mengevaluasi penggunaan Learning Management System (LMS) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan dampaknya terhadap motivasi belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Hasil menunjukkan LMS memudahkan akses materi dan meningkatkan fleksibilitas serta interaksi, yang berkontribusi pada kemandirian belajar. Namun, motivasi belajar dipengaruhi oleh kualitas materi, interaksi dosen-mahasiswa, dan pengelolaan konten. Kendala teknis dan minimnya interaksi langsung menjadi hambatan yang menurunkan motivasi. Rekomendasi meliputi peningkatan infrastruktur, layanan teknis, pelatihan, dan pengembangan fitur interaktif untuk mengoptimalkan LMS sebagai alat pembelajaran efektif di UNJ.
Copyrights © 2025