Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas keuangan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2021-2023. Rentang waktu penelitian adalah 3 tahun. Analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan rasio-rasio keuangan seperti utang terhadap ekuitas (DER), rasio utang terhadap aset (DAR), rasio lancar (current ratio), margin laba bersih (NPM), rasio perputaran asset (TATO), dan rasio pertumbuhan aset (ACHANGE) yang telah dihitung dan dianalisis dengan menggunakan analisis time series. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dan PT. Sekar Laut (SKLT) memiliki stabilitas yang paling baik, selain dapat meningkatkan kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan tersebut juga menandakan bahwa mereka dapat menjaga kinerja keuangan mereka secara konsisten.
Copyrights © 2024