Penelitian ini berfokus pada bagaimana buku anak, melalui visualisasi dan elemen interaktif, dapat meningkatkan daya ingat pembaca di masa kecil terhadap informasi yang disampaikan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berupa survei online, data dikumpulkan dari 50 responden dengan rentang usia 18-25 tahun yang memiliki pengalaman membaca setidaknya 2-5 buku anak di masa kecil mereka. Survei online ini bertujuan untuk memahami pandangan responden tentang buku anak yang mereka baca serta faktor-faktor yang berkontribusiterhadap ingatan mereka saat dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen seperti visual yang menarik, penyisipan nilai moral dan edukatif, serta pengalaman membaca interaktif sangat penting dalam membentuk ingatan jangka panjang. Buku anak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang efektif dalam menyampaikan informasi yang dapat diingat selama bertahun-tahun. Dengan menggabungkan rasa nostalgia, daya tarik visual, dan narasi edukatif, buku anak bergambar dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan memori, membantu pembaca untuk mengingat isi cerita dan informasi dengan lebih baik di masa depan.
Copyrights © 2025