Sektor kesehatan menghadapi tuntutan yang semakin besar untuk mencapai nilai perusahaan yang berkelanjutan di tengah tantangan kompleks seperti perubahan regulasi, ekspektasi sosial, dan disrupsi teknologi. Studi ini bertujuan guna mengkaji efek kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan melalui GCG (tata kelola perusahaan yang baik) dan CSR (tanggung jawab lingkungan dan sosial) sebagai variabel intervening. Metode kuantitatif dengan pendekatan PLS-SEM diaplikasikan pada data panel dari 26 perusahaan healthcare yang ada di BEI dalam kurun waktu 2022 hingga 2023. Temuan analisis mengindikasikan bahwasanya kinerja keuangan dan GCG secara signifikan meningkatkan nilai perusahaan. Namun, kinerja keuangan yang dalam penelitian ini diukur menggunakan Return on Assets (ROA) tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR). Di sisi lain, tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dinilai berdasarkan indikator pengungkapan keberlanjutan juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan yang diproksikan melalui Price to Book Value (PBV). Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks industri healthcare di Indonesia, CSR belum berperan sebagai instrumen strategis dalam membentuk persepsi pasar terhadap nilai perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan praktik GCG dan evaluasi kritis terhadap efektivitas kebijakan CSR sebagai bagian dari strategi penciptaan nilai jangka panjang
Copyrights © 2025