Penelitian ini menganalisis peran konsep wara’ dalam penggunaan bahan baku yang mudah rusak pada UMKM di Kecamatan Tanete Riattang. Permasalahan utama yang diangkat adalah pemborosan bahan baku yang dapat mengancam keberlanjutan usaha. Dalam ekonomi syariah, wara’ dianggap mampu mendorong perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan efisien, sehingga dapat meningkatkan daya saing UMKM dalam industri halal. Dengan pendekatan kuantitatif berbasis Theory of Planned Behavior (TPB), penelitian ini mengumpulkan data melalui kuesioner dan menganalisisnya menggunakan metode SEM dengan SmartPLS. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya persepsi kontrol perilaku yang berpengaruh signifikan terhadap penggunaan bahan baku, sementara sikap dan norma subjektif tidak berpengaruh. Wara’ tidak berperan sebagai variabel moderasi, tetapi sebagai prediktor yang secara langsung mempengaruhi efisiensi penggunaan bahan baku. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kesadaran dalam mengelola bahan baku melalui penguatan kontrol perilaku dan penerapan nilai wara’. Oleh karena itu, disarankan adanya edukasi dan pelatihan bagi pelaku UMKM guna meningkatkan efisiensi bahan baku serta menerapkan prinsip wara’ dalam menjalankan usaha secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025