Kesulitan pendanaan yang dihadapi oleh perusahaan startup, membuat perusahaan startup besar seperti Gojek dan Tokopedia harus melakukan merger. Akan tetapi, pasca-merger antara Gojek dan Tokopedia, terjadi perubahan signifikan pada struktur modal dan kepemilikan saham dikarenakan para pendiri atau jajaran direksi yang massif menjual saham mereka yang berdampak pada kondisi keuangan perusahaan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh capital structure, asset liquidity, dan stock ownership terhadap financial distress pada PT. GOTO Gojek Tokopedia Tbk, dengan metode kuantitatif melalui uji regresi linear berganda, dan model Altman Z-score untuk untuk mengukur tingkat financial distress. Data penelitian didapatkan dari laporan keuangan GOTO perkuartal tahun 2021-2023. Temuan penelitian memperlihatkan nilai koefisien determinasi (R2) yang tinggi yaitu 96,6% dengan uji simultan dari ketiga variabel independent yang signifikan, serta hasil dari uji parsial menunjukan hasil penelitian bahwa capital structure memiliki pengaruh positif terhadap financial distress, sedangkan asset liquidity berpengaruh negatif. Sementara itu, stock ownership melalui kepemilikan institusional cenderung meningkatkan risiko financial distress, sedangkan kepemilikan manajerial menunjukkan dampak sebaliknya. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi investor dan manajemen dalam mengelola keuangan perusahaan guna mengurangi risiko financial distress serta meningkatkan stabilitas bisnis GOTO di masa depan.
Copyrights © 2025