Pengembangan desa wisata di Bali berkembang pesat, terutama di Batubulan, Sukawati, Gianyar, yang strategis karena berada di jalur utama menuju Ubud, destinasi wisata utama Bali. Perkembangan ini didukung oleh aksesibilitas yang baik dan peran aktif pemerintah serta masyarakat lokal dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi pariwisata. Dampak pariwisata terhadap Batubulan terlihat dari perubahan fisik wilayah sepanjang jalan utama dan perubahan ekonomi masyarakat yang semakin bergantung pada perdagangan dan aktivitas wisata. Meskipun terjadi perubahan spasial yang signifikan, kondisi tetap terkelola tanpa menimbulkan kekacauan besar, meski masalah kemacetan lalu lintas menjadi tantangan sosial utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak jalur destinasi wisata ubud terhadap pembangunan keruangan dan ekonomi desa di Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif dan studi kasus menekankan pentingnya memahami akulturasi budaya yang terjadi akibat interaksi antara wisatawan dan masyarakat lokal. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan untuk mengantisipasi dan mengelola perkembangan desa wisata lainnya di Bali agar tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan nilai sosial dan budaya lokal.
Copyrights © 2025