Anemia adalah kondisi dimana berkurangnya sel darah merah (eritrosit) dalam sirkulasi darah atau masa Haemoglobin (Hb) sehingga tidak mampu memenuhi fungsi-fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan. Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Faktor yang meningkatkan ibu hamil mengalami anemia diantaranya adalah jarak kehamilan terlaluĀ dekat, kurang mengonsumsi makanan kaya zat besi dan asam folat (status KEK) dan riwayat anemia yang dialami ibu sebelum kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas SeginimĀ Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan adalah Rancangan penelitian ini berjenis deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Januari-Mei 2024 dengan sampel berjumlah 78 orang ibu hamil. Analisa data dilakukan dengan uji chi square. Hasil penelitian sebagian besar ibu dengan jarak kehamilan tidak berisiko (66.7%), tidak KEK (62.8%), tidak sesuai dalam mengkonsumsi tablet Fe (62.8%) dan tidak mengalami anemia (59%). Terdapat hubungan yang bermakna antara jarak kehamilan, status KEK, konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas SeginimĀ Kabupaten Bengkulu Selatan
Copyrights © 2025