Limbah cair urea adalah limbah buangan dari pabrik pembuatan pupuk urea dalam bentuk cair. Pupuk urea merupakan salah satu kebutuhan dalam jumlah yang cukup besar bagi petani. Berdasarkan survei lapangan sering ditemukan distribusi pupuk urea pada masa tanam biasanya menghilang dari pasaran, sehingga para petani bercocok tanam hanya mengandalkan unsur hara yang masih tertinggal di dalam tanah. Akibatnya produksi yang dihasilkan semakin berkurang. Selain itu, harga pupuk urea semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi limbah cair urea terhadap pertumbuhan tanaman cabai. Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat untuk petani dimana limbah pupuk cair urea dapat dimanfaatkan secara langsung tanpa proses lebih lanjut sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan persediaan pupuk. Spesifikasi pupuk urea yang dipasarkan mengandung unsur hara nitrogen sebesar 46% dan merupakan pupuk yang mudah larut dalam air. Limbah cair urea masih mengandung urea sekitar 10%. Penelitian ini untuk melihat pengaruh pemanfaatan kembali larutan dengan kandungan urea 10% sebagai pupuk cair terhadap tanaman cabai dengan konsentrasi larutan; 0 g, 0.2 g, 0.35 g dan 0.5 g. Kemudian dilakukan pengamatan pada pertumbuhan dan jumlah cabai yang dihasilkan. Selain itu dilakukan analisis kandungan tanah. Hasil penelitian menunjukkan pemberian larutan urea pada konsentrasi 0.2 g memberi pengaruh terbaik terhadaptinggi tanaman dan jumlah buah cabai.
Copyrights © 0000