Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Vol 15, No 1 (2025)

Penyediaan Air Bersih Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Program HIPPAM Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu)

Srihardjono, Nanang Bagus (Unknown)
Walla, Maria Mince (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 32 of 2017 concerning Environmental Health Quality Standards and Requirements for Environmental Water Health Needs in Sanitation Hygiene. This regulation stipulates that water quality parameters must meet certain physical, chemical, and biological quality standards consisting of mandatory parameters and additional parameters. The difficulties that arise due to the limited availability of clean drinking water can be directly felt and have an impact on the health and productivity of the community, the community is forced to carry out activities related to water in nearby rivers. Thus, based on the background above, this study tries to analyze the extent of the success of the HIPPAM program in Community Empowerment Regarding Clean Water Provision. The research method used in this study is descriptive qualitative, which aims to provide an in-depth description of the phenomenon of the HIPPAM program in Community Empowerment Regarding Clean Water Provision in Pendem Village, Junrejo District, Batu City. In this study, researchers used a purposive sampling technique to select informants who were considered to have relevant information regarding the HIPPAM program in Pendem Village. This technique was chosen because it aims to obtain data from individuals who have in-depth knowledge and direct relevance to the research topic. The selected informants included the Village Head, the Head of the HIPPAM Program Driver, and the community involved.Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Untuk Keperluan Kesehatan Air Lingkungan Dalam Higiene Sanitasi. Peraturan ini menetapkan bahwa parameter kualitas air harus memenuhi baku mutu fisik, kimia, dan biologi tertentu yang terdiri dari parameter wajib dan parameter tambahan. Kesulitan yang timbul akibat keterbatasan air minum yang layak dapat langsung dirasakan dan berdampak pada kesehatan dan produktivitas masyarakat, masyarakat terpaksa melakukan aktivitas yang berhubungan dengan air di sungai-sungai terdekat. Dengan demikian, berdasarkan latar belakang diatas penelitian ini mencoba mengurai sejauh mana keberhasilan program HIPPAM Dalam Pemberdayaan Masyarakat Tentang Penyediaan Air Bersih. Metode  penelitian  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  kualitatif  deskriptif,  yang bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai fenomena program  HIPPAM Dalam Pemberdayaan Masyarakat Tentang Penyediaan Air Bersih di Desa  Pendem,  Kecamatan  Junrejo,  Kota  Batu. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih informan yang dianggap  memiliki  informasi  relevan  mengenai  program HIPPAM di  Desa Pendem.  Teknik  ini  dipilih  karena  bertujuan  untuk  memperoleh  data  dari  individu  yang  memiliki pengetahuan  mendalam  dan  relevansi  langsung  terhadap  topik  penelitian. Informan  yang  dipilih  mencakup Kepala  Desa,  Ketua  Penggerak program HIPPAM, serta masyarakat  yang  terlibat  

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

reformasi

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Reformasi adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang komunikasi politik, komunikasi massa, media & gender, komunikasi pemasaran, pelayanan publik, manajemen publik, pelayanan publik, kebijakan publik, dan otonomi daerah. Scope jurnal ...