Tulisan ini membahas tentang pembinaan mualaf di Indonesia, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk Muslim yang signifikan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Agama Republik Indonesia, jumlah pemeluk Islam di Indonesia mencapai 87% dari total populasi pada tahun 2022, dengan pertumbuhan sebesar 16,7% dalam 12 tahun. Mualaf, sebagai individu yang baru berpindah agama, menghadapi tantangan sosial dan emosional yang kompleks. Tujuan Penelitian ini berfokus pada bagaimana metode da’wah yang diterapkan oleh Yayasan Mualaf Center Aya Sofya, yang berperan dalam pembinaan mualaf secara intensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat lapangan (fild research) dengan pendekatan studi kasus. Dimana penelitian ini ingin menggali sumber penelitian dan menganalisanya berdasarkan informasi yang dapat dipercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Yayasan Mualaf Center Aya Sofya memiliki metode da’wah yang terangkum dalam bil lisȃn, bil qolam, dan bil hȃl. Sejumlah program dan aktifitas bermutu yang tidak hanya melakukan prosesi pengislaman, tetapi juga menyediakan program pendidikan dan pendampingan yang komprehensif, berkontribusi pada integrasi mualaf ke dalam masyarakat Muslim. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai strategi efektif dalam pembinaan mualaf di Indonesia.
Copyrights © 2025