Penelitian ini menganalisis tingkat akses listrik di berbagai negara menggunakan pendekatan analisis klaster K-Means dan Hierarchical Clustering. Dengan memanfaatkan data tingkat akses listrik yang bersumber dari lembaga terpercaya seperti Bank Dunia dan IEA, penelitian ini mengelompokkan negara-negara berdasarkan kesamaan karakteristik akses listrik, termasuk variabel seperti persentase populasi dengan akses listrik, Indeks Pembangunan Manusia (HDI), dan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode K-Means unggul dalam efisiensi dan pemisahan klaster, sementara Hierarchical Clustering memberikan wawasan hierarkis yang lebih mendalam. Dengan metrik evaluasi seperti Silhouette Score dan Davies-Bouldin Index, klasterisasi memberikan pemahaman yang signifikan terkait pola distribusi listrik global, mendukung kebijakan untuk meningkatkan akses listrik terutama di negara-negara berkembang.
Copyrights © 2025