Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan wisata ramah Muslim dan makanan halal terhadap perekonomian masyarakat Pulau Samosir, Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel wisata ramah Muslim (X1) memiliki nilai t-hitung -1,588 lebih kecil dari t-tabel 1,985 dengan signifikansi 0,115 ( 0,05), yang berarti tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap ekonomi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun konsep wisata ramah Muslim memiliki potensi, namun pengembangannya belum memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi lokal. Sebaliknya, variabel makanan halal (X2) menunjukkan hasil yang signifikan dengan t-hitung 3,624 ( t-tabel 1,985) dan signifikansi 0,000 ( 0,05), menandakan bahwa makanan halal memberikan pengaruh positif terhadap ekonomi masyarakat. Nilai adjusted R² sebesar 0,167 menunjukkan bahwa hanya 16,7% variasi ekonomi lokal dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 83,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan sektor kuliner halal berpotensi besar dalam meningkatkan ekonomi lokal, sementara wisata ramah Muslim masih perlu strategi yang lebih efektif.
Copyrights © 2024