Kegiatan penginjilan di Indonesia masih minim, dengan pertumbuhan umat Kristen yang stagnan. Salah satu penyebabnya adalah penerapan paham Injil Sosial, yang merupakan bentuk Teologi Liberal, oleh sebagian orang Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan paham Injil Sosial dan dampaknya terhadap aktivitas penginjilan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan paham Injil Sosial dan dampaknya terhadap aktivitas penginjilan di Indonesia. Penelitian menemukan bahwa paham Injil Sosial berfokus pada isu-isu sosial dan mengabaikan pengajaran kekekalan. Hal ini menyebabkan gereja kurang berfokus pada misi penginjilan, yang seharusnya menjadi inti dari keberadaan gereja. Gereja perlu menolak paham Injil Sosial dan memastikan bahwa indikator keberhasilan pelayanan misi bukan hanya pada penyelesaian masalah sosial, tetapi juga pada pertambahan jiwa-jiwa baru yang menerima Yesus sebagai Tuhan. Selain itu, gereja harus memperlengkapi jemaat untuk mengabarkan Injil secara efektif, mengutamakan penginjilan sebagai misi utama sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan
Copyrights © 2025