Pemahaman mengenai makna dan tujuan hidup merupakan aspek penting dalam perkembangan mahasiswa. Salah satu faktor yang diyakini berperan dalam pembentukan tujuan hidup adalah religiusitas, yang dalam penelitian ini dikaji melalui konsep Personal Religious Construct-System (PRCS). Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara PRCS dan tujuan hidup (the purpose) pada mahasiswa Muslim di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 308 mahasiswa Muslim dari berbagai perguruan tinggi di tujuh kota di Jawa Barat. PRCS diukur menggunakan The Centrality of Religiosity Scale (CRS-15), sedangkan tujuan hidup diukur dengan Claremont Purpose Scale (CPS). Hasil analisis menunjukkan bahwa PRCS memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan the purpose (r = 0,630, p < 0,01), yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas seseorang, semakin jelas dan stabil orientasi tujuan hidupnya. Mahasiswa dengan tingkat PRCS yang lebih tinggi cenderung memiliki visi hidup yang lebih terarah, memaknai tujuan hidup mereka tidak hanya dalam aspek pribadi tetapi juga dalam kontribusi sosial yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan teori "The Purpose" yang menekankan bahwa tujuan hidup tidak hanya bersifat individual tetapi juga melibatkan aspek beyond the self. Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa religiusitas berkontribusi pada pembentukan makna dan arah hidup individu. Selain itu, dalam konteks mahasiswa Muslim di Jawa Barat, religiusitas berperan sebagai kerangka berpikir yang membantu mereka menetapkan dan mengejar tujuan hidup yang bermakna. Studi ini memberikan implikasi bagi pengembangan program pendidikan karakter berbasis nilai-nilai spiritual dalam lingkungan akademik.
Copyrights © 2025